Pradya Suara – Setelah PT Cahaya Ananta meninggalkan wisata Kambang Putih Tuban Park (KPTP), per 12 November 2017 PT Surya Teknik Jaya resmi menjadi pengelola baru. Investor lokal tersebut berani menyewa lahan lebih tinggi, dibanding yang sebelunya dengan nilai 150 juta rupiah per tahun.

“Bupati Tuban mempercayakan wisata KPTP kepada Direktur PT Surya Teknik Jaya, Suryo Widodo,” kata Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Tuban, Suwanto, kepada reporter Pradya Suara.

“Pertimbangannya investor lokal tersebut berpengalaman mengelola wisata di Tuban khususnya kolam renang,” tegas Suwanto ketika dikonfirmasi via telepon, Kamis, 30 November 2017.

Nilai kontrak wisata di kompleks terminal tipe A, mengalami kenaikan dibanding nilai kontrak sebelumnya. Nominalnya 150 juta rupiah per tahun. Angka tersebut naik sedikit dibanding kontrak yang dipegang PT Cahaya Ananta senilai 127 juta rupiah per tahun. 

Sekarang pihak ketiga telah memasang banner bertuliskan telah dibuka terminal wisata Tuban. Sejumlah pekerja tampak sibuk membersihkan lingkungan wisata, dan memperbaiki sejumlah fasilitas yang ada di wisata tersebut.

Selain mengandalkan kolam renang, Disparbudpora meminta investor untuk menggandeng sekolah dan jasa outbond.

“Di samping itu, melengkapi lokasi wisata dengan kuliner,” tandasnya.

Untuk nilai sewa pertahunnya, Pemkab Tuban bakal mengevaluasinya setiap tahun. Apabila wisata ramai dan melebihi target, bukan tidak mungkin nilai sewa juga bakal disesuaikan. (al)

Editor : Sumartik

Tanggapan Masyarakat