Pradya Suara – Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein hari Senin (11/9) sekira pukul 11:30 WIB mendampingi serah terima tali asih dampak flare CPA Mudi di balai Desa Rahayu, Kecamatan Soko. Tali asih selama empat bulan tersebut, diserahkan langsung oleh Field Manager JOB P-PEJ, Nusdi Septikaputra.

Wabup Noor Nahar Hussein, mengaku lega karena harapan yang dinanti warga di desa penghasil Migas terpenuhi. Hal tersebut disampaikan kepada reporter Pradya Suara saat dikonfirmasi di lokasi.

Ditegaskan pula, JOB P-PEJ juga harus tetap memperhatikan dampak flare terhadap warga khususnya Dukuh Sarirejo, Delik, dan Gandu.

“Jangan sampai warga bergejolak kembali, karena nyala api flare masih besar,” imbuh Noor Nahar.

FM JOB P-PEJ, Nusdi Septikaputra berharap tali asih berupa inkind kali ini dapat bermanfaat oleh warga. Semoga pasca serah terima tali asih ini, hubungan warga dengan perusahaan yang kontraknya habis tanggal 28 Februari 2018 lebih baik.

Lamanya proses pencairan tali asih harap dimaklumi warga setempat. Sesuai aturan harus dilakukan lelang, dan akhirnya ditemukan pemenang tender CV Sinar Barokah.

Perwakilan Kepala SKK Migas Jabanusa, Fatah Yasin, mengucapkan banyak terimakasih atas semua pihak yang telah membantu pencairan tali asih selama empat bulan.

“Kami meminta maaf karena warga Rahayu menunggu terlalu lama,” pungkasnya. (al)

Editor : Sumartik

Tanggapan Masyarakat