Pradya Suara – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tuban, menunjuk tiga perpustakaan desa (perpusdes) sebagai pilot project pengembangan perpusdes modern. Meliputi Perpusdes Mentawang Kecamatan Tambakboyo, Perpusdes Kedungsoko Kecamatan Plumpang, dan Perpusdes Gedungharjo Kecamatan Widang.

“Ketiganya dipilih sebab menunjukkan perkembangan yang bagus di lapangan,” kata Kasi Hubungan Perpustakaan Dispersip Tuban, Suwanto, kepada reporter Pradya Suara saat dikonfirmasi, Selasa, 29 Agustus 2017.

Sebagai langkah awal pengembangan perpustakaan modern pihaknya menggelar peer learning meeting (PLM) bagi ketiga perpusdes tersebut. Ketiganya akan saling berbagi dan bertukar pikiran terkait rencana pengembangan perpusdes ke depan yang lebih modern.

Kegiatan PLM nantinya akan digelar secara bertahap dan berkelanjutan setiap tiga bulan sekali. Tujuannya, untuk mentransformasikan perpusdes sebagai pusat pembelajaran masyarakat.

“Bukan hanya sekadar tempat membaca dan meminjam buku semata,” tegas Suwnto.

Kepala Dispersip Tuban, Joko Prijono, menyampaikan bahwa PLM merupakan langkah awal pihaknya mengembangkan perpusdes menjadi pusat belajar masyarakat.

Diharapkan seluruh perpusdes menjadi tempat belajar dan pengembangan SDM masyarakat setempat. (ach)

Editor : Sumartik

Tanggapan Masyarakat