Pradya Suara – PSC 119 Tuban mengimbau kepada seluruh masyarakat agar memanfaatkan layanan 119 jika menemui keadaan darurat medis dimana saja.

“Ketika menghadapi kedaruratan medis baik di rumah maupun di jalan seperti kecelakaan, segera hubungi 119,” kata Koordinator PSC 119, dr. Alvian, kepada reporter Pradya Suara saat dikonfirmasi, Jum’at, 24 November 2017.

Fenomena yang terjadi di masyarakat, mereka memindahkan korban ke pinggir jalan atau memberikan minum saat menjumpai korban kecelakaan. Padahal mereka tidak tahu bagaimana seharusnya korban tersebut ditangani.

“Mereka pun tidak menyadari bahwa tindakan tersebut justru bisa membahayakan nyawa korban,” tegas dr. Alvian.

Untuk itu, apabila melihat kedaruratan medis seperti kecelakaan, tindakan yang benar segera hubungi 119. Nantinya petugas medis akan memandu apa yang harus dilakukan orang  yang berada di dekat korban, sambil tenaga medis menuju TKP.

Layanan PSC 119 telah berlaku di Kabupaten Tuban mulai 16 November 2017. Layanan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada warga yang berada dalam kondisi gawat darurat, sekaligus meningkatkan kinerja aparatur tenaga kesehatan.

Layanan ini juga telah dirancang sesuai standar WHO. Penanganan terhadap kondisi gawat darurat harus sudah dilakukan paling lama 15 menit.

PCS 119 dapat melayani kegawatdaruratan seperti kecelakaan lalu lintas, serangan jantung, stroke dan lain sebagainya. Sistemnya, pasien akan langsung ditangani petugas medis saat itu juga.

“Paling lama ambulan akan sampai di TKP 15 menit dan membawa pasien ke rumah sakit terdekat,” pungkas Alvian. (mj)

Editor : Sumartik

Tanggapan Masyarakat