Pradya Suara – Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Tuban, terus melakukan berbagai upaya untuk mengejar target populasi sapi 50 persen dari populasi penduduk.

“Update sementara, jumlah ternak sapi di Kabupaten Tuban tahun 2016 terdapat 168 ribu ekor sapi indukan umur dua hingga delapan tahun,” kata Kepala Bidang Peternakan Dinas Perikanan dan Peternakan Tuban, Imron Khaliq, kepada reporter Pradya Suara saat dikonfirmasi, Sabtu, 17 Juni 2017. “Jumlah populasi keseluruhannya 329.227 ekor,” tegas Imron.

Apabila dikalkulasi, untuk memenuhi instruksi bupati berarti sapi indukan harus mencapai angka 294 ribu ekor.

Wilayah yang mendominasi jumlah populasi terbanyak adalah Kecamatan Palang, Bancar, dan Kecamatan Montong. Untuk itu, selain memaksimalkan program inseminasi buatan (IB), juga melakukan pelatihan pembuatan pakan berkualitas.

“Pelatihan tersebut bekerja sama dengan Universitas Brawijaya Malang,” imbuh Kabid Peternakan, Imron Khaliq.

Ditambahkan, tahun ini Kabupaten Tuban terpilih menjadi salah satu  cluster sapi potong untuk mendukung upaya khusus sapi indukan wajib bunting (UPSUS SIWAB). Pemerintah Jawa Timur pun menargetkan, 100 ribu ekor sapi di Kabupaten Tuban harus terkawini melalui IB.

“Hal ini sangat membantu dalam upaya percepatan pemenuhan target,” pungkasnya. (mj)

 Editor : Sumartik

Tanggapan Masyarakat